Kita Sedang Belajar Mengapresiasi Imajinasi

kolordwijo wien muldian

Rekan-rekan, dalam hitungan jam, kisah puisi berbuah serbet memenuhi halaman2 beragam sosial media, dan memunculkan beragam imajinasi yang mengikutinya. Pernah kah terlintas kalau ini terjadi, mungkin karena kekeliruan kita juga.

Pernah kah kesenangan kita akan puisi juga menjadi kebahagian banyak orang, yang kemudian menjadikan para pihak respek dan memahami bentuk2 apresiasi yang tepat dan positif?

Kegagalpahaman panitia lomba seni dan sastra di Banten ini berarti kegagalan kita juga mengenalkan puisi sebagai karya cita rasa dan estetika kepada banyak khalayak.

Jangan buat tak berkutik rombongan panitia dengan runtutan pertanyaan dan tuduhan. Coba lah rangkul mereka, berikan mereka kesempatan bersama kita untuk mengapresiasi puisi, dalam bentuk menuliskan dan membacakannya dengan puitis.

Kenalkan mereka beragam kosa kata yang penuh makna dan bahagia. Ajak mereka masuk dan memahami dunia fiksi, dan kemudian sastra, dengan sekian banyak buku baik yang menjadi karya dan koleksi kita.

Yuk mulai sekarang ajak siapa pun mengapresiasi karya seni, sastra dan produk budaya lainnya dengan kesungguhan yang kemudian menjadikan hidup kita lebih bermakna.

Setiap kita pasti nya mengapresiasi karya cipta, peristiwa dan prestasi dengan berbeda-beda. Jangan lah dipertentangkan, tapi mulai lah belajar bersama dan saling memahami bahwa imajinasi itu memerdekakan…

Meruya, 3 Mei 2018. 12:34 am

~Wien Muldian
pembaca pustaka & pegiat literasi

https://www.bantennews.co.id/miris-pemenang-lomba-baca-puisi-hardiknas-pemprov-banten-cuma-dapat-serbet/

Iklan

Grup Telegram Mahasiswa & Alumni Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia

Jum’at, 27 April 2018 terbentuklah sebuah Grup Telegram yang berisikan mahasiswa dan alumni Ilmu Perpustakaan dan Informasi (Library and Information Science) di Indonesia. Aplikasi Telegram dipilih karena mampu menampung anggota dalam jumlah sangat banyak dalam satu grup. Grup ini telah di-setting menjadi Super Group sehingga cukup untuk 100.000 anggota. Di samping itu, ada juga alasan keamanan dan kecanggihan aplikasi Telegram yang lebih baik dibandingkan WA Group.

kolordwijo Indonesia LIS Telegram Group

Sejauh ini, anggota Grup Telegram mahasiswa dan alumni Library and Information Science baru ada 83 anggota dari berbagai Universitas di Indonesia. Kurang populernya aplikasi Telegram di Indonesia menjadi salah satu kendala. Sebelum bergabung, calon anggota perlu menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu. Aplikasi ini dapat diperoleh melalui halaman website Telegram dan dapat dijalankan pada Mobile Apps (Android, iPhone, Windows Phone, & Firefox OS), Desktop Apps (Windows, Mac, Linux, & macOS), dan Web Apps (Telegram Web-version & Chrome app).

Teman-teman mahasiswa dan alumni Library and Information Science di Indonesia yang ingin bergabung Grup Telegram ini silahkan klik tautan berikut ini: https://t.me/joinchat/FBUG-A_5WaSpUHnps-7hCg

Semoga Bermanfaat.

Dwijo